Tips Hebat Cara Ampuh Menghilangkan Malware sampai ke akar-akarnya

Cara Ampuh Menghilangkan Malware Hingga Tuntas

Tipshebat.com – Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillah.. kali ini tipshebat.com bisa membuat tulisan pertama seputar tips tips hebat yang akan di ulas hingga tuntas sampai ke akar-akarnya. Dan pada kali pertama ini tipshebat.com akan mengulas tentang malware dan bagaimana cara penanggulangannya atau langkah menghapus malware yang sudah terlanjur bersarang di Laptop/PC kita, memang malware ini sangat merepotkan karena baru - baru ini komputer saya sendiri baru terinfeksi penyakit ini setelah tidak sengaja terunduh dan terinstal malware, untung sudah curiga aplikasi yang ingin diinstal terlihat berbeda dan langsung saya hentikan secara paksa tapi tetap malware itu sudah menjangkit ke sistem dan akhirnya sistem operasi pun jadi aneh dan ada beberapa software yang terinstal sendiri hingga browser pun tidak bisa digunakan, dan lebih parah lagi software itu tidak bisa dihapus.

Malware

Apa itu Malware ?

Malware adalah singkatan dari malicious software yang bermakna perangkat lunak berbahaya dan didefinisikan oleh maksud jahatnya, yang bertentangan dengan persyaratan pengguna komputer dan bersifat sesuai namanya yaitu jahat dan merusak.

Perbedaan Malware dan Virus

Malware memang sangat asing kita dengar karena kalah tenar dengan yang namanya virus, sebagai orang awam tentang komputer apapun program atau serangan yang mengganggu sistem komputer pasti dianggap sebagai virus padahal malware dan virus itu berbeda. Karena virus sendiri merupakan bagian dari malware itu sendiri dan merupakan nama dari jenis-jenis malware yang merupakan pengelompokan dari berbagai jenis malware yang akan saya jelaskan di bawah ini:

Sebelum kita masuk ke tahap pembersihan malware ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis malware dan cara kerja malware sehingga kita tahu malware apa yang sedang bersarang pada komputer kita.

Jenis Jenis Malware

1. Virus Komputer merupakan program komputer yang dapat memperbanyak atau menyalin dirinya sendiri sehingga menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program lain. Virus tidak bisa berjalan sendiri tanpa campur tangan pihak ketiga yaitu pengguna komputer, sehingga virus tidak berfungsi jika tidak ada aktivitas pihak ketiga, seperti membuka program komputer yang sudah terjangkit virus sehingga virus itu akan bereaksi dengan menyebarkan diri dengan cara memperbanyak sesuai perintah virus itu sendiri. Jadi ada baiknya jika kita berhati-hati jika membuka file apapun yang tidak diketahui.

2. Worm hampir mirip dengan virus yang dapat menyebar dengan cara menyalin dirinya sendiri sehingga membuat kerusakan seperti yang dilakukan virus. Bedanya yaitu pada teknis penyebarannya karena Worms berdiri sendiri tanpa bantuan program ataupun pengguna komputer karena penyebarannya secara mandiri dan otomatis sehingga dapat menyebabkan penyimpanan pada harddisk menjadi penuh oleh Worms tersebut.

3. Adware merupakan iklan yang dimasukkan ke dalam program yang bersifat gratis oleh pembuat program itu sendiri. Adware ini juga bisa dikatakan termasuk bagian dari malware karena sifatnya mengganggu yang bisa menampilkan iklan di mana saja. Karena adware disisipkan lewat software gratis jadi diharapkan berhati-hati saat menginstal aplikasi gratis tersebut. Adware biasa ditemui pada situs download yang menyisipkan download palsu sehingga jika program itu diinstal maka adware akan memulai aksinya dengan otomatis menginstal program-program lain sehingga banyak aplikasi dan program yang terinstal sendiri tanpa kita ketahui.

4. Spyware juga termasuk dalam kategori malware dan sangat berbahaya karena sifatnya memata-matai tanpa kita sadari, spyware ini bisa mengetahui data-data penting yang kita miliki dan mengambil data itu untuk keperluan pribadi yang tentu dengan tujuan tidak baik. Untuk itu gunakanlah firewall dan browser yang aman agar data dan informasi penting anda terhindar dari spyware ini.

5. Trojan atau sering disebut trojan Horse adalah program komputer yang juga sangat berbahaya sama seperti spyware yang memiliki kemampuan tidak terdeteksi seolah olah program itu legal dan baik digunakan oleh komputer padahal pada kenyataannya sangat berbahaya karena digunakan untuk merusak serta bertujuan untuk memperoleh informasi dari korban lalu mengendalikannya dari komputer lain.

7. Keylogger adalah sebuah program yang memiliki kemampuan untuk mencatat aktivitas dari tombol keyboard yang kita tekan. Kenapa program keylogger ini masuk dalam kategori malware? Karena jika dilakukan dengan niat jahat maka program ini bisa mencuri data informasi penting dari komputer korban seperti password yang sedang kita ketik di keyboard dan sebagainya. Adapun jika dipakai untuk kebaikan maka program ini bisa bermanfaat untuk mengawasi aktivitas anak dalam mengoperasikan komputer atau untuk memantau karyawan yang sedang bekerja.

9. Wabbit mungkin asing kita dengar namun cukup berbahaya karena serangannya yang mirip dengan virus dan worm dengan cara menyebarkan diri ke komputer lain dan menggandakan diri secara terus menerus di dalam komputer lokal untuk menggerogoti sistem sehingga kinerja komputer akan melambat karena akan memenuhi sumber data sistem komputer.

10. Browser Hijacker adalah malware yang bersarang pada browser dengan mengalihkan tujuan situs yang kita masukkan dan mengarahkannya pada situs lain yang dikehendaki pembuat malware tersebut. Malware ini sering kita temui dan sering tidak disadari pengguna karena memang tidak terlalu berbahaya, pembajak biasa menambahkan bookmark, mengganti hompage serta mengubah pengaturan browser.

11. Rootkit adalah malware yang disusupkan ke dalam Sistem komputer dengan bersembunyi dan menyamar sebagai bagian dari Sistem (seperti menempel pada keygen, crack dan patch) bekerja dengan memantau kerja sistem sehingga dapat mencuri data yang lalu lalang dijaringan, melakukan keylogging mencuri cookies akun bank dan lain-lain.

12. Phising bisa diartikan “pengelabuan” atau dalam bahasa Inggris berarti “memancing” yaitu pelaku berusaha dengan berbagai cara memancing korban supaya tertipu untuk dikelabui guna mendapatkan informasi rahasia korban. Phising bekerja dengan menyamar sebagai orang tepercaya dalam sebuah komunikasi elektronik, baik melalui pesan, email, hingga penyebaran link palsu diinternet untuk mengerahkan korban ke situs yang telah dirancang oleh penipu untuk menipu korban. Setelah berhasil memancing korban pelaku phising akan mudah mendapatkan informasi rahasia sehingga kejahatan carding sering terjadi untuk melakukan pembobolan kartu kredit serta mencuri data-data pribadi seperti username/password, data perbankan, debit, PIN internet Banking dan lain-lain.

13. Dialer adalah malware yang menyerang komputer sehingga komputer korban yang sudah terjangkit malware ini akan memaksa untuk terhubung ke internet walaupun tidak ada satupun program yang diinstal untuk menjalankan koneksi tapi tetap berusaha untuk menghubungkan internet itu sudah dapat dicurigai komputer kita terkangkit malware dialer ini. Dialer menghubungkan komputer ke internet guna mengirim informasi yang didapat keylogger.

14. Backdoor ini seperti maling yang masuk lewat pintu belakang tentu itu melanggar prosedur pengguna Kumputer dan bekerja dengan 2 cara. Pertama mirip dengan malware trojan yang dimasukkan manual ke dalam suatu file program yang jika diinstal maka akan otomatis menyebar. Kedua mirip dengan worm yang dijalankan sebagai bagian dari proses boot sehingga komputer bisa mengirim spam.

15. Ransomware merupakan malware berbahaya yang sedang heboh baru-baru ini karena dapat mengunci layar atau mengenskripsi file-file penting kemudian meminta tebusan yang sesuai dengan namanya yaitu ransom yang berarti “tebusan”.

Ransomware terbagi dua jenis:

  • Locker Ransomware (Non- Enkripsi)
Locker Ransomware dapat menginfeksi komputer dengan menutup akses Lock-screen sehingga layar komputer terkunci dan tidak dapat melakukan aktivitas apapun, kemudian pelaku kejahatan ini meminta sejumlah uang tebusan agar dapat membuka kunci tersebut.
  • Crypto Ransomware (Enkripsi)
Crypto Ransomware merupakan jenis malware yang sedang hangat terjadi baru-baru tadi yaitu mengenskripsi file-file penting dalam komputer sehingga akses dalam membuka file akan tertutup yang kemudian pelaku kejahatan ini meminta sejumlah uang tebusan agar bisa mendapatkan kunci deskripsinya. Tebusan bisa berupa bitcoin seperti pada malware Ransomware WannaCray yang meminta tebusan sebanyak 300 dollar AS (RP 4 juta) dalam bentuk bitcoin. Kemudian tebusan bitcoin itu harus dikirim ke alamat waller bitcoin tertentu untuk menyelamatkan komputer yang disandera dalam waktu terbatas dan singkat.

Dari sekian banyak malware yang sudah dibahas mungkin ada sebagian malware yang sudah pernah menyerang komputer kita atau bahkan sedang bersarang sekarang ini.

Malware Tapi Bukan Malware

Program yang disediakan secara resmi oleh perusahaan, dapat dianggap sebagai malware jika mereka diam-diam bertindak melawan kepentingan pengguna komputer. Contohnya adalah rootkit Sony, sebuah Trojan yang disematkan ke dalam CD yang dijual oleh Sony, yang diam-diam memasang dan menyembunyikan dirinya di komputer pembeli dengan tujuan mencegah penyalinan ilegal. Hal ini juga bagian dari malware karena tidak sesuai dengan kebijakan pengguna komputer tapi tidak untuk merugikan korban.

Penanganan Malware sampai tuntas hingga ke akar –akarnya

Setelah panjang lebar mengenali penjelasan mengenai jenis- jenis malware saatnya menuju tahap Cara Menghapus Malware.

1.   Memasang Anti Virus

Komputer tanpa anti virus sama halnya bank tanpa satpam. jadi ini adalah sebuah kewajiban agar komputer kita lebih aman dan terjaga.

  • Windows defender (Microsoft Security Essentials)
    Microsoft Security Essentials
Anti virus bawaan windows ini cukup tangguh, ringan, dan tidak cerewet. Untuk windows 8 keatas anti virus ini sudah terinstal otomatis karena memang bawaan windows, kecuali untuk windows 7 kebawah harus diinstal terlebih dahulu.

  • Smadav
Smadav 2017
Anti Virus lokal satu ini cukup baik dalam hal penanganan virus lokal dan sudah ada penanganan anti malware ransomware.

Kedua anti virus ini sering diremehkan oleh pengguna komputer dan dianggap tidak berguna dan sering dihina banyak kalangan, padahal kolaborasi kedua anti virus ini sangat bagus dan yang pasti tidak memberatkan sistem. Karena dari pengalaman saya sudah beberapa tahun komputer lancar tanpa kendala dengan kedua anti virus ini.
Hal terpenting kedua anti virus ini harus selalu up to date agar penanganannya maksimal.

2.   Scan Offline

Jika scanning dari dalam windows tidak bisa menangani bisa dicoba lagi dengan scanning secara offline yaitu scanning dilakukkan sebelum booting windows karena dengan cara ini malware bisa terdeteksi tanpa sempat menyembunyikan diri.

Windows Defender Offline

Cara Scan Offline di Windows 10

Pada windows 10 sudah ditanamkan windows defender offline. Sehingga akan lebih mudah menjalankannya. Caranya buka setting > Update & Security > Windows Defender dan pilih Scan Offline.

Cara Scan Offline pada semua versi windows

Cara ini bisa dilakukan pada sistem operasi windows 7, 8, 8.1 yang tidak memiliki windows defender offline pada sistem yang sudah dimiliki windows 10 tapi juga bisa dilakukan di windows 10.
Caranya yaitu dengan membuat boottable offline scanner dari tool windows defender offline hanya dengan menggunakan USB flashdisk, CD atau DVD.

Windows Defender Offline bisa di download disini

Sebelum membuat boottable pada flashdisk harus diingat data flashdisk akan terformat otomatis sehingga data anda juga akan hilang.

Untuk detil cara membuatnya nanti akan kita buat postingan khusus mengenai ini.

3.   Memasang software anti malware

Jika sistem kita sudah terlanjur terkena malware ada baiknya menggunakan program yang telah saya gunakan dan sangat ampuh yaitu Malwarebyte versi gratis atau versi berbayar.

Malwarebyte

Cara ini lumayan bagus karena simple dan sangat bersih dalam penanganan malware hingga tuntas dan memulihkan sistem yang sudah rusak. dan saya sendiri hanya menggunakan malwarebyte versi cukup ampuh menghilangkan malware cuman untuk versi free ini tidak ada fasilitas real time protection-nya.

Saya rasa cukup serahkan dengan software ini agar otomatis bersih dan anda tidak terlalu ribet menangani secara detil.

4.   Membersihkan Program Tidak dikenali

Uninstal semua program yang tidak anda kenali pada control panel, jika tidak bisa diuninstal bisa langsung hapus di folder program file biasa program ini aktif dan tidak bisa dihapus tapi bisa kita akali dengan menghapus lewat sistem operasi live CD atau flashdisk.

5.   Membersihkan Browser

Malware juga bisa bersarang pada plugin browser, malware jenis ini adalah malware jenis Adware atau Browser Hijacker, yang sangat meresahkan karena selalu muncul iklan iklan yang tidak penting saat berselancar disitus manapun karena iklan itu sudah disusupi lewat sistem dan menampilkan pada setiap situs yang kita kunjungi dan bukan iklan yang ditampilkan oleh situs tersebut.

biasanya malware ini akan mengarahkan pada situs mereka dengan mengubah home page dan new tab browser sehingga iklan mereka saja yang akan selalu tampil, cara nya bisa dengan hapus cookies, cache dan history beserta plugin yang tidak dikenali.

6.   Instal Ulang

Jelas tidak dapat diragukan lagi inilah cara paling ampuh dalam menghadapi berbagai serangan apapun yang mengganggu sistem komputer apalagi jika seluruh harddisk anda di format sehingga bebas 100% dari malware dan komputer menjadi seperti baru :)

7.   Jual

Jual Komputer anda kemudian tidur, malware dan segala permasalahan pada komputer anda selesai dan komputer pun juga hilang walaupun malware masih ada..hehe Jika anda putus asa cobalah gunakan cara ini. Trik terakhir ini hanya bonus dan hiburan :)

Sejauh pengalaman saya saat ini menggunakan komputer dari cara 1 sampai 5 itu sudah bisa menangani malware hingga bersih tanpa harus instal ulang apalagi dengan cara terakhir. :D

Tips Hebat

Malware sering ditemui pada situs download jika tidak hati-hati maka malware jenis adware lah sebenarnya yang didownload, biasanya penyedia situs download memasukkan link download palsu sehingga malware lah yang sebenarnya kita download sehingga jika program malware itu kita instal otomatis akan menyerang sistem komputer, seperti munculnya program-program yang terinstal secara otomatis juga pada browser akan muncul iklan-iklan yang sangat mengganggu atau bahkan browser tidak bisa digunakan, malware ini memanfaatkan keuntungan lewat iklan dari program buatan pelaku.

Tipshebat.com menyarankan saat download program tertentu lihatlah kapasitasnya jika kapasitas yang di download kecil atau tidak sesuai aslinya maka jangan coba-coba untuk di instal karena itu adalah malware yang jika diinstal akan menginfeksi sistem.

Kesimpulan

Sesuai dari pengertian malware dan dari jenis-jenisnya maka bisa disimpulkan malware itu memang merusak jika digunakan oleh orang yang memang berniat jahat dan baik jika untuk kepentingan tertentu yang tidak merugikan pengguna komputer. Jadi tidak semua malware itu jahat dan tetap kejahatan itu dari niat pelaku memanfaatkan program malware ini untuk niat baik atau disalahgunakan untuk kejahatan.

Maka diwajibkan sebagai pengguna komputer untuk memasang perangkat lunak seperti firewall untuk melindungi terhadap aktivitas yang diidentifikasi berbahaya, dan untuk memulihkan dari serangan malware. Kadang malware itu berkolaborasi dengan beragam jenis malware maka ada baiknya jika kita telah mengenali jenis jenis malware tersebut. dan gunakan lah dengan bijak ketentuan yang berlaku.

Tips Tambahan

Cara Menghilangkan Malware Di Windows 7

Cara Menghilangkan Malware Di Windows 8
Cara Menghilangkan Malware Di Windows 8.1

Cara Menghilangkan Malware Di Windows 10

Cara Menghilangkan Malware Di Mac

Cara Menghilangkan Malware Di Google Chrome

Cara Menghilangkan Malware Di firefox


Jika anda memiliki tips khusus dalam cara menghapus malware ini.
Silahkan tambahkan dikolom komentar tips untuk menghapus malware ini agar halaman tipshebat.com ini menjadi lebih sempurna lagi untuk kebaikan kita bersama.



Next
This is the current newest page
Previous
This is the oldest page
Thanks for your comment